Selasa, 25 Desember 2012

Mengapa Style Korea Menjadi Mendunia Di Indonesia?

style korea
Musik,Lagu,video,dan artis Korea menjadi salah satu yang mendunia di Indonesia,bahkan boyband dari Korea menjadi Boyband favorit yang banyak disukai kalangan remaja sekarang.Mengapa ini bisa terjadi?dan ini menjadi dampak bahwa musik dan lagu serta seni Indonesia sudah akan terancam eksisnya karena Korea yang satu ini. 
Tiap detik hampir seluruh remaja Indonesia menyukai Korea bahkan musik dan boyband Indonesia sebagian hampir semua menirukan gaya dari musik Korea tersebut.Waduh bayangkan saja semenjak Korea membuat Boy band dan Girl band,dan menjadi terkenal hampir disebagian Negara khususnya Indonesia.Membuat sebagian dari remaja Indonesia membuat gaya Boy Band dan Girl Band Korea yang dapat kita lihat dari gaya “Menirukan”.Inilah menjadi kelemahan kekuatan Musik dan Boyband Indonesia yang suka akan gaya menirukan dari belahan Negara lain.

Berkembangnya Style Korea ini sudah merambah sejak awal tahun 2012,dan apakah mungkin masih bertahan untuk tahun selanjutnya yakni tahun 2013?Kita lihat saja apakah Style Korea masih mendunia di Indonesia.Mudahan Indonesia bisa merubah gaya dari Rambut,Pakaian,Suara,dan Style lainnya yang sekarang ini masih meniru gaya style Korea.
Perlunya Indonesia merubah gaya plagiat atau gaya meniru style Korea ini.Indonesia sendiri sebenarnya punya banyak kreasi sendiri yang alami tanpa meniru dari gaya orang lain.Begitu banyak keaneragaman dan budaya serta jenis musik tersendiri yang menjadi kekayaan dari Negara Indonesia.
Semoga saja Indonesia bisa berkembang dengan gaya pribadinya sendiri tanpa meniru dari gaya orang lain atau dari negara lain.Terima kasih

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

20 komentar:

  1. kiblatnya fhasion di korea sobat.

    wah selamat datang di dunia blogger sobat, tambah segar nih blog barunya, semoga dengan blog barunya makin sukses di bidang blogger sobat,

    oya kenanapa kok bisa kehapus sobat? apa sengaja sobat hapus, apa emang di hapus sesuatu gt...?

    saya sudah 2x main ke blog disave, namun seperti biasa ada tulisan " blog yang anda cari sudah di hapus".

    kirain cuma eror koneksi hp saya, eh g taunya beneran di hapus.

    oya saya belum bisa pasang link sobat yang baru, karena saya masih pake hp sobat, jadi agak susah pasang linknya, tapi secepatnya saya pasang dech...?

    BalasHapus
  2. @abed saragih : iya sobat di save emang ranknya sudah bagus, prnya juga udah termasuk tinggi, kalau emang ada yang melaporkan, sungguh tindakan yang tidak layak di tiru sobat.

    Okelah sobat, persahabatan dan hoby tidak bisa di patahin dengan apapun sob, tetap semangat dan semoga blog baru sobat kali ini bisa lebih bagus dari blog di save, amin..

    BalasHapus
  3. saya kurang suka sama koren pop, alay2 gmna gitu :D

    BalasHapus
  4. wuih iklannya keren nih mas :D

    makin sengsara aja saya liat iklan yang begitu :'(

    BalasHapus
  5. Terima kasih ya Mas atas kunjungan dan komentarnya.

    Mudahan dengan support Mas ini saya bisa kembali seperti dulu lagi.Amin

    BalasHapus
  6. Semoga dengan ini persahabatan tetap terjalin Mas :)

    BalasHapus
  7. Ya beda orang beda seleranya Mas

    BalasHapus
  8. Ya Mas.Trims atas kunjungannya :)

    Sengsara kenapa Mas?

    BalasHapus
  9. Menurut saya orang indonesia hanya niru dan niru aja sob.
    g kreatif

    BalasHapus
  10. Wah, blog baru nch mas Abed ....mudahan sukses

    BalasHapus
  11. hemm sepertinya style tersebut berdampak buruk gan..:)
    coba lihat deh anak jaman sekarang..:)

    BalasHapus
  12. gak ngerti ah,.
    mereka ya mereka, biarin aja mreka niru2 gitu, yang penting saya apa adanya.,

    BalasHapus
  13. Ya gak semua sih sobat tergantung dari pribadi masing-masing.

    BalasHapus
  14. Ya itulah sobat,,sekarang anak muda sekarang sulit mengambil sisi positif dan membuang negatifnya.

    BalasHapus
  15. Ya gpp sobat.

    Yang penting ambil positifnya aja.

    BalasHapus
  16. waduh ane gak suka gan.. i like indonesia aja deh :D

    BalasHapus